Siswa yang ingin memiliki pengetahuan dan kompetensi bahasa Jepang, seperti huruf dan pola kalimat. Dalam pembelajarannya siswa tidak hanya akan mempelajari teori, tapi siswa akan didorong untuk meningkatkan kemampuannya dalam berbicara dan memahami bacaan dalam bahasa Jepang dengan tema yang beragam. Pertama, siswa akan mempelajari teori dasar huruf dan struktur kalimat dalam bahasa Jepang. Kedua, siswa akan berlatih membuat atau menerjemahkan kalimat dengan kosakata dan pola kalimat yang telah dipelajari. Setelah siswa memahami teori dasar dan berlatih, siswa akan terus dituntut menggunakan bahasa Jepang dalam kelas. Sehingga siswa tidak hanya mahir dari segi teori, tetapi juga mahir dalam praktiknya.